Halaman

Powered By Blogger

Kamis, 28 Februari 2013

Modifikasi Daihatsu Taruna SPL : Bass Maniac

Pemilik Daihatsu Taruna ini memang hobi dengan suara bass yang dahsyat. Makanya Aryo, sang pemilik mobil ini melakukan modifikasi sistem audio dengan aliran Sound Pressure Level. “Saya memang hobi dengan aliran ini sejak 2009. Hingga kini sering ikut kontes Sound Pressure Level untuk happy-happy saja,” bukanya.
Daihatsu Taruna Modifikasi
Untuk itu, Aryo pun menyambangi workshop Bulan Bintang yang melakukan praktek di bilangan Bintaro, Tangerang. Acong pun langsung mengiyakan untuk modifikasi Daihatsu Taruna milik Aryo ini.
Daihatsu Taruna Modifikasi
“Dalam membangun sistem Sound Pressure Level (SPL) yang dikhususkan untuk kontes memang memerlukan pengerjaan yang serius. Hal itu saya aplikasikan dengan perangkat pendukung di seluruh sektoral sistem audio untuk Daihatsu Taruna ini,” papar Acong selaku installer.

Lapis Peredam Ciptakan Rigiditas

Sebelum perangkat audio disematkan, langkah awal Acong menambahkan peredam di sekujur interior kabin Daihatsu Taruna dengan jumlah variatif. “Di pintu 3 lapis, yaitu dinding luar dan panel pintu. Sedangkan plafon sebanyak 2 lapis, sehingga totalnya saya gunakan 20 lembar. Tujuannya agar tidak bergetar ketika digeber dan suara tidak keluar kabin mobil,” cetus Acong.
Daihatsu Taruna Modifikasi

Head Unit Built-In Processor Optimalkan Suara

Sebagai sentralitas suara, Acong menggunakan Pioneer DEH-P8850MP karena banyak fitur pendukung yang bisa mengoptimalkan sistem audio yang dibangun. “Operasionalnya mudah, selain itu fasilitas built-in prosessor bisa mengoptimalkan kinerja sistem suaranya,” ungkap Acong.
Daihatsu Taruna Modifikasi

Pakai Pre-Amp Dongkrak Voltase

Banyak cara dalam meningkatkan kinerja sistem audio dengan aliran SPL, salah satunya dengan penambahan Pre-Amp Rodek KAR-100USB. “Jika mengandalkan dari head unit, outputnya hanya 1,5 volt. Penggunaan pre-amp bisa mendongkrak voltase ke subwoofer agar lebih bertenaga,” tambah Acong.
Daihatsu Taruna Modifikasi

Boks PNR Dengan Flare

Kunci utama untuk mendapatkan besaran decible (dB) memang dominan pada boks. Hal ini dilakukan Acong dengan membuatkan boks jenis PNR untuk 2 unit subwoofer Venom VX5012W. “Kubikasi sekitar 2,5 cu/ft, kemudian saya tambahkan flare juga, yaitu pipa yang menyerupai terompet menjorok keluar. Tujuannya untuk meningkatkan besaran dB, dan flare ini sangat signifikan pengaruhnya lho, hehehe,” canda Acong.
Daihatsu Taruna Modifikasi
Daihatsu Taruna Modifikasi

Satu Power Impedansi 2 Ohm

Urusan daya ke subwoofer dipercayakan kepada Venom V1800XD dengan penggunaan impedansi sebesar 2 ohm. “Biar ngangkat tenaga ke subwoofer. Tapi jika dipaksakan hingga 1 ohm bisa berdampak protect alias jebol. Namun 2 ohm sudah lumayan besaran dB nya,” ucap Acong.
Daihatsu Taruna Modifikasi

Ukuran Kabel Variatif

Sementara untuk akomodir daya ke sistem haruslah stabil. Peranan kabel juga diperhitungkan, sehingga Acong melakukan langkah jitu. “Kabel speaker menggunakan 8 AWG, sedangkan paling krusial yaitu kabel stroom agar output sesuai ke subwoofer, jadi saya pakai kabel 0 AWG,” tutupnya.
Daihatsu Taruna Modifikasi
Dari hasil modifikasi tersebut, Daihatsu Taruna milik Aryo berhasil menjadi juara 3 Open Class 1 Subwoofer pada gelaran kontes SPL oleh Venom di Tangerang kemarin dengan mendapatkan 143,6 dB. Wah, selamat ya bos...
Spesifikasi
Head Unit : Pioneer DEH-P8850MP
Pre-Amp : Rodek KAR-100USB
Speaker : Venom Silver SII Series
Subwoofer : Venom VX5012W
Power : Venom V1800XD

Tidak ada komentar: