Theodorus
Theran dan Tiffany Ali memang tak begitu mengerti soal modifikasi. Tapi
bukan berarti selera modifikasi-nya ‘ecek-ecek’. “Honda Brio ini
bergaya Jawa, eh gaya Perancis... Eh buka Mas... Mmm gaya Jepang… Kami
nggak ngerti, pokoknya kami ingin beda dan gak alay,” ucap kompak
pasangan jenaka ini.
Ceritanya, Honda Brio ini milik Tiffany. Tapi ide gila untuk
modifikasi-nya datang dari Theo (sapaan akrab Theodorus). “Hasilnya
keren, mobilnya terlihat ceper,” ucap Tiffany, yang sedang mengenyam
pendidikan di bangku menengah pertama.
Eksterior Tampil Sporty
Hal pertama ketika mengubah tampilan luar Honda Brio ini, Theo langsung
terpikir untuk menggunakan bodykit sporty berlabel Parto Design,yang
merupakan bodykit rancangan tuner asal Thailand. Bodykit tersebut
terdiri dari bemper depan-belakang dan sideskirt. Lebih sporty lagi
disandingan dengan knalpot lansiran HKS.
Kemudian kap mesin dilapisi dengan stiker corak karbon yang tujuannya
untuk mengeluarkan aroma sporty. “Tadinya mau langsung carbon fiber,
tapi belum ada yang add-on untuk Honda Brio. Jadi sementara ini pakai
stiker, tapi saya segera cetak carbon fiber kok,” tegas Theo.
Pilih Velg Yang Paling Sempurna
Di bagian kaki-kaki, Honda Brio bertransmisi otomatis ini disandingkan
dengan velg BBS CH berukuran 17x7 inci yang kemudian dilapisi karet
bundar Toyo 205/40R17. “Selama sejarah mobil yang dimodif, ngeliat velg
ini yang paling sempurna,” kata Theo.
Tak puas hanya bersolek ganti velg, Theo juga mementingkan kenyamanan
saat berkendara dengan mengaplikasikan suspensi coilover BC Racing.
“Honda Brio ini jadi stabil, apalagi saat menikung di kecepatan tinggi,”
tambah Theo.
Aplikasi Jok Racing
Dekapan erat dari jok racing membuat Theo begitu jatuh cinta terhadap
jok model semi bucket ini. Untuk itu, pria jenaka ini mengaplikasikan
jok Sparco yang dilengkapi dengan seatbelt berlabel sama menggantikan
jok bawaan Honda Brio.
Agar menambah kesan racing di dalam kabin Honda Brio ini, dashboard-pun
dilapisi dengan stiker carbon fiber. Tak lupa juga di atas dashboard
bercokol tachometer Auto Gauge. “Hehe, padahal mesin belum saya
apa-apakan, tapi yang penting keren,” canda Theo.
Kami Senang Suara Heboh
Hobi jalan-jalan membuat Theo dan Tiffany enggan mobilnya sepi-sepi
saja. “Saya seneng dengan musik yang heboh mas, jadi audio Honda Brio
ini saya upgrade,” ucap Theo. Urusan yang satu ini, Theo mengandalkan
otak suara yang bersumber pada head unit Pioneer AVH-P4350DVD.
Untuk menyambut suara dari arah depan, Theo memilih speaker speaker
2-way lansiran Genesis. Sementara suara frekuensi rendah dikeluarkan
dari subwoofer Kicker L5 yang diletakan di bagasi belakang.
“Kedepanya kalau ada duit, kami ingin Honda Brio ini menjadi 2 pintu.
Kemudian sunroof dan kap mesin carbon model Jazz racing style. Yang
penting ubahannya gak alay,” tutup Theo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar