Halaman

Powered By Blogger

Kamis, 28 Februari 2013

Modifikasi Toyota Soluna SQL : Ganti Aliran

Jika selera anak muda pada umumnya memiliki sistem audio dengan aliran bass yang kencang, tapi berbeda dengan Hanafi. Peleburan aliran sistem audio pada Toyota Soluna miliknya yang diusung bisa menghadirkan suara lembut maupun kencang.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
“Dulunya memang suka main yang kencang-kencang yaitu SPL (Sound Presuure level), tapi saat ini gue suka  kolaborasi aliran suara pelan dan kencang. Jadi gue modifikasi audio di mobil gue dengan aliran SQL (Sound Quality Loud),“ komentar Hanafi tentang Toyota Soluna nya.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
Selain hobi, Hanafi juga terlibat langsung dalam modifikasi sistem audio di mobilnya. “Memang workshopnya punya kakak gue, jadi gue bikin sistem audio sekalian dimentori oleh dia mulai awal pembuatan hingga selesai,” tambahnya.

Pakai Head Unit Built-In Crossover

Sebagai sentralitas suara, Dedy selaku eksekutor Toyota Soluna ini menyematkan Kenwood KDC-X7016 karena memiliki fitur pendukung yang lengkap. ”Head unit ini sudah memiliki crossover serta time alignment, yang memudahkan penyetelan suara yang ideal,” buka Dedy.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio

Penempatan Speaker Dispersi Suara Fokus

Sedangkan, urusan suara juga diperhatikan dengan seksama, yaitu menggunakan speaker 2-way lansiran Venom VX6SII dengan penempatan off-axis. ”Hal itu saya lakukan untuk mengoptimalkan penyebaran suara ke arah pengemudi, sehingga suaranya fokus,” cetus Dedy.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
Kemudian midbass tetap ditempatkan pada panel pintu depan, namun Dedy melakukan modifikasi di bagian ini. “Panel pintu saya tambahkan kayu MDF setebal 9 mm, serta sebelumnya dilapisi peredam sebanyak 1 lapis agar rigid,” paparnya.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
Nah, untuk speaker belakang, Dedy juga menggunakan Venom VX6SII untuk mengakomodir suara. “Tujuannya agar membantu speaker depan supaya detail suara bisa seimbang,” tambahnya.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio

Subwoofer Reverse Mount Dengan Box Ported

Ubahan berlanjut ke bagian suara frekuensi rendah yang didominasi oleh subwoofer. Dedy menyematkan Venom VX5012W sebanyak dua unit yang penempatannya terbalik alias reverse mount.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
”Mengakali kekurangan volume box, jadi saya aplikasikan cara ini. Detailnya, box berjenis ported berukuran sebesar 2,4 cu/ft untuk tempat dua unit subwoofer ini. Kemudian saya buatkan lubang berdiameter 8,5 inci, dan pipanya memiliki lebar 6 inci serta panjangnya sekitar 13 inci,” ungkap Dedy.

Dua Unit Power Dan Dua Unit Cap-Bank

Asupan daya yang dibutuhkan oleh tiap speaker haruslah sesuai kadarnya. Pasalnya, dengan tenaga yang cukup, tiap speaker dapat mengeluarkan seluruh kemampuannya. “Untuk mensuplai speaker depan dan belakang saya gunakan Venom V460BII yang memiliki 4 kanal. Sedangkan dua subwoofer saya gunakan power monoblok Venom VD2000SII. Kemudian, capasitor bank lansiran Venom Diablo sebanyak 2 unit berfungsi menstabilkan arus dari alternator ke power,” tutupnya.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
Wah…siap beraksi bos dengan Toyota Soluna nya.
Toyota Soluna Modifikasi - Venom Audio
Data Modifikasi :
Head Unit Kenwood KDC-X7016, Speaker Venom Silver Series VX6SII (depan-belakang), Subwoofer Venom VX5012W, Power Venom Black Series V460BII (speaker), Power Monoblock Venom Silver Series VD2000SII, Capasitor Bank Venom Diablo Series VC3.5FD, Aki Amaron 70A.

Modifikasi Nissan Juke : Suka Show Off Ke Teman

Menggeluti dunia modifikasi khususnya car audio merupakan hobi Yoga, owner dari Nissan Juke ini yang melakukan modifikasi sistem audio beraliran Sound Quality Loud (SQL). “Gue lagi kepincut dengan aliran SQL, soalnya enak untuk show off pada saat ngumpul sama teman-teman,” papar Yoga.
Nissan Juke Modifikasi
Untuk mewujudkannya, Yoga menyambangi workshop WJ Audio di bilangan Cibubur, Jakarta Timur. “Keinginan Yoga bisa pamer audio ketika ngumpul dengan temannya, jadi saya aplikasikan sistem audio beraliran SQL di Nissan Juke nya,” cetus Amir selaku installer.
Nissan Juke Modifikasi

Head Unit Berteknologi Mixtrax

Nissan Juke Modifikasi
Langkah awal yang ditempuh Amir adalah mengganti head unit bawaan Nissan Juke dengan Pioneer DEH-3450SD yang memiliki teknologi Mixtrax.
Nissan Juke Modifikasi
“Fitur ini dapat melakukan mix lagu seperti Disc Jockey, serta dapat membaca beragam format lagu seperti USB, iPod maupun iPhone. Hal ini yang diinginkan Yoga,” tukasnya.

Suara Dominasi Venom

Untuk urusan suara pada kabin Nissan Juke berwarna biru ini, Amir mempercayakan speaker 2-way Venom VX6D di bagian depan. “Tweeter saya hadapkan ke pendemudi namun sedikit menghadap ke atas atau on-axis. Tujuannya supaya suara fokus di tengah. Sedangkan midbass tetap di pintu depan, hanya dilapis 1 lapis untuk mengurangi getaran,” jelas Amir.
Nissan Juke Modifikasi
Sedangkan untuk bagian bagasi, Amir menyematkan speaker Venom VX6BII untuk membantu suara dari depan. “Saya tambahkan speaker di belakang supaya suara lebih presisi ketika Yoga melakukan show off ke teman-temannya dengan bagasi terbuka,” papar Amir.
Nissan Juke Modifikasi
Lalu suara bass yang solid dengan dentuman dahsyat juga wajib dilakukan dengan menyematkan 2 unit subwoofer Venom VX10D di bagasi. “Untuk box, saya buatkan jenis ported dengan ukuran 1,2 cu/ft tiap box agar gebukan bass bisa kencang dan padat,” celoteh Amir.
Nissan Juke Modifikasi

Power 2 Unit Dengan Impedansi Berbeda

Kemudian untuk mengoptimalkan suara dari masing-masing speaker yang terpasang di Nissan Juke ini, Amir mengaplikasikan 2 unit power yaitu Venom VO406 untuk speaker depan dan belakang, serta Venom VO500.1 untuk 2 unit subwoofer.
Nissan Juke Modifikasi
“Untuk speaker depan dan belakang berimpedansi 4 ohm, sedangkan untuk subwoofer berimpedansi 2 ohm, sehingga porsi daya tepat,” tutupnya.
Nissan Juke Modifikasi
Wah, penasaran nih dengan hasil suara dari sistem audio Nissan Juke milik Yoga.
Data Modifikasi :
Head Unit Pioneer DEH-3450SD, Speaker Venom Diablo Series VX6D (depan), Speaker Venom Black Series VX6BII (belakang), Subwoofer Venom Diablo Series VX10D (2pcs), Power Venom Diablo Series VO406 (speaker), Power Venom Diablo Series VO500.1 (subwoofer), Kabel RCA & Speaker Venom, Capasitor Bank Venom, Peredam Jakaranda.

Modifikasi Honda Freed : Sebuah Pembuktian

Ulah Leonard Ryan melakukan modifikasi mobil keluarga bertema street racing memang cukup berani. Bahkan keberanian tersebut membuahkan hasil, yaitu berhasil menjadi King Street Racing pada ajang kontes bergengsi. “Saya ingin buktikan kalau mobil keluarga bisa dibangun bergaya street racing,” bukanya.
Honda Freed Modifikasi
Tantangan pertama adalah membuat tampang mobil MPV yang manis menjadi lebih sporty. Nah, makanya pria yang akrab dipanggil Ryan ini memperkuat karekter racing dengan menggunakan bodykit custom mulai dari bemper depan yang dibuat menganga, bemper belakang dan side skirt, begitupun pada grill yang diambil dari model Mugen.
Honda Freed Modifikasi
Syarat umum membuat mobil menjadi terlihat keren juga dilakoni dengan mengaplikasi kap mesin dari karbon. Sementara untuk mempertegas tatapan, Ryan mengaplikasikan lampu model projector.
Bodi Bernuansa Iron Man
Warna merah ‘red burgundy’ pada sekujur bodi rupanya senada dengan tokoh super hero kegemaran sang pemilik. “Gue suka Iron Man karena kostum yang dipakai terbuat dari logam dan canggih, sekaligus warna mobil gue juga cocok bila disandingkan dengan warna dari Iron Man,” ucap Ryan.
Honda Freed Modifikasi
Biar makin sip, Honda Freed ini diberi pijakan dengan velg palang 15 inci berwarna emas dari SSW serta didukung dengan kaki-kaki yang mumpuni, yaitu per Eibach, strutbar Ultra Racing, piringan cakram ATE, dan lainnya.
Honda Freed Modifikasi
Jok Racing Hingga Baris Ke-2
Pria yang berdomisili di Bali ini rupanya tak pelit membagi sensasi racing pada penumpang belakang hehe.. Bagaimana tidak, dua baris jok pada Honda Freed ini menjadi tempat bersemayamnya jok model semi bucket berlabel Sparco, lengkap dengan seat belt racing 4 titik.
Honda Freed Modifikasi
Agar sensasi racing makin kental ketika mengemudi, Ryan menyematkan beberapa indikator berlabel Defi di pilar A. Begitupun juga dengan lingkar kemudi dari Momo GTR2.
Honda Freed Modifikasi
Meningkatkan performa mobil menjadi salah satu agenda besar dalam merubah mobil keluarga ini. Maka dari itu, Ryan mengaplikasikan sejumlah part doping tenaga pada mesin Honda Freed berkode L15A melalui pemasangan turbo kit dari Zage dan perangkat pendukung lainnya yang berakhir di knalpot Kansai.
Honda Freed Modifikasi
Honda Freed Modifikasi
Audio SQ, Kosmetik Apik
Umunya anak muda, apalagi modifikasi yang dianut street racing mengandalkan sistem suara bergenre SPL, SQL atau menggunakan perangkat audio yang cukup banyak. Tapi lain halnya pada Honda Freed milik Ryan. “Gue gak suka yang jedang-jedung, makanya gw pakai aliran sound quality (SQ), tapi kosmetiknya tetap dipikirkan,” papar Ryan.
Honda Freed Modifikasi
Untuk mengaplikasikan sistem ini, Ryan mengandalkan Alpine CDA-117E pada otak suara yang didampingi processor Alpine PXA-H800 untuk pengaturan crossover, time correction dan equalizer.
Honda Freed Modifikasi
Speaker 2-way berlabel DLS Nordica 6.2 diandalkan untuk speaker depan, yang kemudian dioptimalkan oleh power DLS Performance CA41. Sementara untuk mengalirkan frekuensi rendah, Ryan mengandalkan subwoofer DLS RW10 yang ditopang oleh power monoblock Harmonic Drive TX1200.1 serta dikemas di bagasi dengan kosmetik sederhana nan rapih.
Honda Freed Modifikasi
Apik...
Exterior : Custom Bodykit, Carbon Hood, Carbon Side Mirror Cover, Custom Projector, Custom Foglamp, Mugen Spoiler, Custom Mugen Grill, Cutsom Cutting Sticker
Interior : Pivot Engine Start, Pivot Turbo Timer, Defi Gauges, Sparco Bucket Seat, Sparco 4-point Seat Belt, Custom Carbon Panel, Momo GTR2 Steering Wheels, Momo Racing Pedal Set, Custom Suede.
Footwork : SSW 15 Inch Wheels,  Accelera Forceum Tyres, Racing Nut, Eibach Lowering Kit, Ultra Racing Strutbar, Ultra Racing Lowerbar, ATE Disc Brake, Bendix Brakepad.
Engine : Zage Turbo Kit, Extra Injector 450 cc, Cusco Oil Catch Tank, Simota Air Filter, Kansai Exhaust System, Dastek Unichip Piggyback, Dastek Turbo Module, Dastek Throttle Module, Custom Air Funnel.
ICE : Alpine CDA-117E Head Unit, Alpine PXA-H800 Processor, DLS Nordica 6.2 2-way Speaker, DLS RW10 Subwoofer, DLS CA41 Power Amp, Harmonic Drive TX1200.1 Monoblock Power Amp, Cliff Design 4AWG Power+Speaker Cable, Vox RCA Cable.